Etika dalam Mailing List

 

Etika Dalam Mailing List

By: Afifatuz, Khaulah, WAhyu, Zainal Arifin (Xi Social 4)

 

Imron Rosyadi (http://moestoain.multiply.com/journal/item/78/Etika-dalam-Mailing List?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem )

Diposting oleh Moes pada Mar 22, ’09 10:23 AM

 

Etika dalam mailing list :

  1. Tuliskan subjek e-mail yang sesuai dengan isi email anda. Jangan beda antara subyek dan isi.
  2. Diusahakan, tuliskan tambahan keterangan di subjek e-mail anda, dengan kurung siku atau titik dua, misal :
  1.   [INFO], kalau menginformasikan sesuatu, contoh “[INFO] lowongan dari pertamina”
  2.  [BUTUH INFO] atau [TANYA], untuk menanyakan sesuatu, contoh “BUTUH INFO: password IEEE” 3. [NEWS], untuk berita
  3.  [OOT], untuk informasi-informasi out of topic yang tidak relevan langsung dengan milis ini
  1. Untuk reply, keterangan di atas tidak perlu diubah. Kecuali, kalau kemudian subjek e-mail sudah tidak cocok lagi dengan isinya. Harap dibuat subjek baru, dengan mengikuti peraturan di atas.
  2. Jangan membuat email dengan subjek baru dengan cara mereply email lama lalu serta merta mengganti subjeknya menjadi subjek baru. Kalau topik baru, mulailah dengan menu “New E-mail” atau “Compose E-mail” atau semacamnya. Hal tersebut akan merusak thread e-mail milis.
  3. Sebisa mungkin, ketika reply, hapus bagian e-mail yang tidak diperlukan. Tidak serta-merta reply. Bayangkan panjangnya reply yang direply dan yang direply lagi. Itu akan cepat memenuhi jatah inbox kita. Sedangkan teman-teman kita sudah pernah membaca email tersebut. Cukup sertakan bagian yang ingin kita komentari saja.
  4. Sebisa mungkin, jangan mengirim e-mail dengan satu baris (one liner) atau komentar yang tidak perlu.
  5. Jangan pula menulis email yang terlalu panjang, atau mencantumkan artikel yang sangat panjang. Kalau memang artikel tersebut terdapat pada sumber lain, cantumkan link-nya.
  6. Sebisa mungkin, hindari attachment yang besar. Cukup sampaikan link-nya di dalam email. Simpan file tersebut di suatu situs penyimpan seperti rapidshare, eazyshare, ziddu dll. Attachment itu akan memenuhi inbox kita dan memperlambat terbukanya email.
  7. Sebaiknya kalau sudah pernah ada e-mail serupa sebelumnya, mohon jangan mengirim e-mail lagi yang sama. Gunakan fasilitas search dalam mailing list ini.
  8. Sebaiknya pula, gunakan ‘plain text’ dalam email. Sebagian teman mungkin kesulitan membuka e-mail tipe html.
  9. Sebaiknya, jangan melakukan forward atas forward (dan atas forward lagi). Lebih baik kopikan dari pengirim yang pertama kali saja.
  10. Karena ini mailing list, bijaksanalah dalam mengirim e-mail. Pastikan e-mail yang anda kirim adalah dibutuhkan oleh sebagian besar anggota mailing list. Jika memang anda ingin mengirimkan hanya kepada salah satu atau sedikit anggota mailing list, jangan gunakan mailing list. Gunakan jalur pribadi a.k.a japri. Apalagi untuk hal yang sifatnya pribadi misalnya: “Boleh pinjem duitnya Mas, gaji belum turun nih”
  11. Gunakan tata bahasa baik serta teknik penulisan yang baik. Gunakan huruf besar hanya untuk menandai butir yang penting. Menuliskan isi email dalam huruf besar biasanya dianggap BERTERIAK!.
  12. Ada baiknya juga anda cantumkan signature anda (nama anda misalnya).
  13. Terima kasih.Selamat ber-mailing list.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s